
1. Gol. Pertama | Rojulun Yadri wa Yadri Annahu Yadri (Seseorang yang Tahu (berilmu), dan dia Tahu kalau dirinya Tahu).
2. Orang ini bisa disebut ‘alim = mengetahui. Kepada orang ini yang harus kita lakukan adalah mengikutinya.
3. Apalagi kalau kita masih termasuk dalam golongan orang yang awam, yang masih butuh banyak diajari,
3a. maka sudah seharusnya kita mencari orang yang seperti ini, duduk bersama dengannya akan menjadi pengobat hati.
4. “Ini adalah jenis manusia yang paling baik. Jenis manusia yang memiliki kemapanan ilmu, dan dia tahu kalau dirinya itu berilmu,
4a. maka ia menggunakan ilmunya. Ia berusaha semaksimal mungkin agar ilmunya benar-benar bermanfaat bagi dirinya
4b. orang sekitarnya, bahkn bagi slruh umat manusia. Manusia jenis ini adlh manusia unggul. Manusia yang sukses dunia dan akhirat,” ujarnya.
5. Kedua | Rojulun Yadri wa Laa Yadri Annahu Yadri (Seseorang yang Tahu (berilmu), tapi dia Tidak Tahu kalau dirinya Tahu).
6. Untuk model ini, bolehlah kita sebut dia seumpama orang yang tengah tertidur.
7. Sikap kita kpdny membangunkan dia. Manusia yg memiliki ilmu dan kecakapan, tapi dia tak prnah sadari kalau ia memiliki ilmu dan kecakapn.
8. Terkadang kita menemukan orang yang sebenarnya memiliki potensi yang luar biasa,
8a. tapi ia tidak tahu kalau memiliki potensi. Karena keberadaan dia seakan gak berguna,
8b. selama dia belum bangun manusia ini sukses di dunia tapi rugi di akhirat.
9. Ketiga | Rojulun Laa Yadri wa Yadri Annahu Laa
Yadri (Seseorang yg tdk tahu (ltdk berilmu, tapi dia tahu bila dia tidak
tahu).
10. Menurut Imam Ghazali, jenis manusia ini masih tergolong baik. Sebab, ini jenis manusia yang bisa menyadari kekurangannnya.
10b. Karena dia tahu dirinya tidak berilmu, maka dia belajar.
11. Dgn belajar itu, sangat diharapkan suatu saat dia bisa berilmu dan tahu kalau dirinya berilmu.
12. Keempat | Rojulun Laa Yadri wa Laa Yadri Annahu Laa Yadri (Org yg Tdk Tahu (tsk berilmu), dan dia Tidak Tahu kalau dirinya Tidak Tahu).
12a. Menurut Imam Ghazali, inilah adalah jenis manusia yang paling buruk.
13. Ini jenis manusia yang selalu merasa mengerti,
selalu merasa tahu, selalu merasa memiliki ilmu, padahal ia tidak tahu
apa-apa.
13a. Repotnya manusia jenis seperti ini susah
disadarkan, kalau diingatkan ia akan membantah sebab ia merasa tahu atau
merasa lebih tahu.
14. Jenis manusia seperti ini, paling susah dicari kebaikannya. Manusia
seperti ini dinilai tidak sukses di dunia, juga merugi di akhirat.
15c. Untuk itu mari kita intropeksi diri masing-masing, di kelompok manakah kita berada sob? | jawab sendiri yah :)
@sahabat_Islami
chirpstory.com
Comments
Post a Comment