Skip to main content

4 Golongan Manusia

 
Al Ghazali pernah membagi manusia menjadi empat (4) golongan" simakyuk sob ^^



1. Gol. Pertama | Rojulun Yadri wa Yadri Annahu Yadri (Seseorang yang Tahu (berilmu), dan dia Tahu kalau dirinya Tahu).

2. Orang ini bisa disebut ‘alim = mengetahui. Kepada orang ini yang harus kita lakukan adalah mengikutinya.

3. Apalagi kalau kita masih termasuk dalam golongan orang yang awam, yang masih butuh banyak diajari,

3a. maka sudah seharusnya kita mencari orang yang seperti ini, duduk bersama dengannya akan menjadi pengobat hati.

4. “Ini adalah jenis manusia yang paling baik. Jenis manusia yang memiliki kemapanan ilmu, dan dia tahu kalau dirinya itu berilmu,

4a. maka ia menggunakan ilmunya. Ia berusaha semaksimal mungkin agar ilmunya benar-benar bermanfaat bagi dirinya

4b. orang sekitarnya, bahkn bagi slruh umat manusia. Manusia jenis ini adlh manusia unggul. Manusia yang sukses dunia dan akhirat,” ujarnya.

5. Kedua | Rojulun Yadri wa Laa Yadri Annahu Yadri (Seseorang yang Tahu (berilmu), tapi dia Tidak Tahu kalau dirinya Tahu).

6. Untuk model ini, bolehlah kita sebut dia seumpama orang yang tengah tertidur.

7. Sikap kita kpdny membangunkan dia. Manusia yg memiliki ilmu dan kecakapan, tapi dia tak prnah sadari kalau ia memiliki ilmu dan kecakapn.

8. Terkadang kita menemukan orang yang sebenarnya memiliki potensi yang luar biasa,

8a. tapi ia tidak tahu kalau memiliki potensi. Karena keberadaan dia seakan gak berguna,

8b. selama dia belum bangun manusia ini sukses di dunia tapi rugi di akhirat.

9. Ketiga | Rojulun Laa Yadri wa Yadri Annahu Laa Yadri (Seseorang yg tdk tahu (ltdk berilmu, tapi dia tahu bila dia tidak tahu).
10. Menurut Imam Ghazali, jenis manusia ini masih tergolong baik. Sebab, ini jenis manusia yang bisa menyadari kekurangannnya.
10a. Ia bisa mengintropeksi dirinya dan bisa menempatkan dirinya di tempat yang sepantasnya.

10b. Karena dia tahu dirinya tidak berilmu, maka dia belajar.

11. Dgn belajar itu, sangat diharapkan suatu saat dia bisa berilmu dan tahu kalau dirinya berilmu.

12. Keempat | Rojulun Laa Yadri wa Laa Yadri Annahu Laa Yadri (Org yg Tdk Tahu (tsk berilmu), dan dia Tidak Tahu kalau dirinya Tidak Tahu).

12a. Menurut Imam Ghazali, inilah adalah jenis manusia yang paling buruk.
13. Ini jenis manusia yang selalu merasa mengerti, selalu merasa tahu, selalu merasa memiliki ilmu, padahal ia tidak tahu apa-apa.
  
13a. Repotnya manusia jenis seperti ini susah disadarkan, kalau diingatkan ia akan membantah sebab ia merasa tahu atau merasa lebih tahu.
14. Jenis manusia seperti ini, paling susah dicari kebaikannya. Manusia seperti ini dinilai tidak sukses di dunia, juga merugi di akhirat.
15c. Untuk itu mari kita intropeksi diri masing-masing, di kelompok manakah kita berada sob? | jawab sendiri yah :)
@sahabat_Islami
chirpstory.com



Comments

Popular posts from this blog

Harga Sebuah Kebebasan

Cara Cerdas Propaganda Pemerintah & Media Soal ISIS by@mustafanahra

01. TUIPS, tidak perlu kaget melihat berita ini "Pesawat Diancam Bom, Pelaku Mengaku Atas Nama ISIS".

Cinta dan Sayang Nya

Pada hari ini saya mau mereview penjelasan yang sangat epic dari Ust. Nouman Ali Khan tentang dua nama Allah Swt. yaitu : ArRahmaan dan Ar-Rahiim :  2 kata ini dapat kita temukan di surah Al-Fatihah. surah yang wajib kita baca di dalam sholat.  Ar-rahmaan sering diterjemahkan : Yang Maha Pengasih.  Ar-rahiim : Yang Maha Penyayang.  mari kita lihat lebih dalam, Ar-rahmaan dan Arrahiim berasal dari akar kata yang sama, yaitu rahm yang jika liat maknanya adalah kandungan/rahim yang terletak di dalam perut ibu.  kata ini sudah diserap dalam bahasa Indonesia yaitu Rahim.  Apa makna tersirat dari rahm yang bisa kita ambil: 2 kata yaitu Cinta dan Kasih sayang. bayangkan betapa cinta dan sayangnya seorang Ibu terhadap anaknya di dalam kandungan.  Apa perbedaan keduanya?Mengapa Ar-rahmaan diterjemahkan dengan Maha Pengasih. mari kita lihat, Arrahmaan jika kita lihat atribut katanya, ada tambahan kata "aan" diujungnya. kata  dengan atribut ini minimal...