Skip to main content

Awas Kegiatan ini Dapat Menumpulkan Kecerdasan Anak


Jelang ujian kenaikan/kelulusan sekolah, biasanya ortu sering menghadapi masalah, merasa anaknya tdk siap menghadapi; uts, uas, uan, etc. :(



Masalahnya selalu sama, sulit konsentrasi, malas belajar, kurang motivasi dan serangkaian perilaku lainnya

Saya akan menggunakan contoh-contoh kasus pada orangtua-anak yg sering terjadi (atau sejenisnya).

Kasus 1, seorang anak tak tahan belajar lama (5 menit misalnya).
Selanjutnya lebih suka jalan-jalan di kelas & mengganggu teman.

Anak ini juga tdk suka mengerjakan tugas2 sekolah; tdk mengerjakan PR dan menghindar tugas baca tulis

Anak ini sering kedapatan lemas di dlm kelas, tdk antusias mengikuti pelajaran dan sering mengantuk.

Tingkat kecerdasan anak ini ternyata di atas rata-rata meski terdapat indikasi masalah belajar dan konsentrasi.

Setelah ditelusuri, ternyata ortu sibuk.
Ia hanya ditemani pengasuh, sepupu yg remaja & neneknya.
Kegiatan sehari-hari adl nonton TV

Tontonannya macam2, infotainment bersama pengasuh, sinetron bersama nenek, film barat bareng sepupunya.
Ia biasa tidur jam 11 malam

Kasus 2, seorang anak laki-laki.
Ibu gurunya mengeluhkan bahwa anak ini tdk memahami instruksi dan peraturan

Anak ini kesulitan mengungkapkan perasaannya.
Seringkali hanya bisa menangis dan marah2 jika ada hal yg tdk sesuai dg maksudnya.

Meski kesulitan dlm berhubungan sosial dan mengikuti pelajaran, Ia mempunyai kecerdasan diatas rata2, umur 6 tahun bisa baca tulis.

Hal itu sering dibanggakan ortunya. Mrk juga berkisah bahwa anaknya pernah melafalkan lagu bhs inggris yg sering dilihat di video.

Sekarang sudah hilang hafalan inggrisnya. Saya sengaja tak kasih nonton TV, tapi sy beri tontonan video2 pendidikan" kata sang Ibu.

"Dia sebetulnya pintar, tapi kok perilaku aneh ya bu. Saya lihat di kelas cuma diam saja, seperti nggak nyambung" kata ortunya.

Kasus 3, seorang anak laki-laki.
Guru mengatakan bhw anak ini sering tdk konsentrasi, lambat berpikir dan sering melamun.

Anak ini juga sering malas2an dan semaunya di sekolah sehinga pelajarannya tertinggal.

Hasil asesmen menyebutkan bhw selain ada masalah konsentrasi dan motivasi belajar, ternyata anak mengalami gangguan kecemasan.

Anak ini suka main game.
"Main game apa, nak?"
"Hungry Shark, bu" 

Setelah sy lihat ternyata ada adegan hiu memakan manusia dll.

Tiga kasus yg berbeda dan gejala yg berbeda, tapi polanya sama ~ TV, VIDEO, GAME ~ Sumber segala masalah KESULITAN BELAJAR pd anak!

Hampir semua kasus kesukaran belajar dan perilaku pd anak non kebutuhan khusus.
Terkait dg 3 hal ini: TV, VIDEO, GAME.

Saya sering dengar dalih ortu ketika diberi saran "singkirkan TV".
"Ngga bisa nonton berita dong, ngga update dong, gimana nonton bola" etc

Saya cuma prihatin & ngelus dada. Mengapa mengorbankan kecerdasan intelektual, emosional & spiritual anak hanya demi "hiburan". (Maaf)

Perlu diketahui: perkembangan kecerdasan anak sgt cepat di awal kehidupan.
0-4 th mencapai 50%.
Sampai 8 th 80%, titik kulminasi usia 18 th.

Artinya "golden age"nya usia 0-6 thn (masa pra sekolah) dan finishing 6-18th (masa sekolah).
Setelah usia 18, kecerdasan tdk berkembang lagi

Diatas 18 th kecerdasan tdk berkembang lagi, hanya penambahan pengetahuan dan pemantapan pola belajar saja.

TV, VIDEO dan GAME menghambat perkembangalan kecerdasan intelektual, emosional dan spiritual?

YA!

Bagaimana hal-hal ini menghambat kecerdasan #Intelektual?

Disajikannya banyak stimulus: SUARA, WARNA, GERAK, CAHAYA, BENTUK.
Otak manja, tdk terlatih menyerap satu/dua stimulus.

Pasti yg bersangkutan tidak suka membaca (hanya satu/dua stimulus - bentuk & warna).

Pasti yg gemar TV, VIDEO, GAME tidak suka / kesulitan mendengarkan (hanya satu/dua stimulus - suara).

Lack of Critical Analysis.
Nonton TV, VIDEO, GAME.
Aktivitas otak kiri (pemikiran logis) pindah ke otak kanan (perasaan).

Lack of Critical Analysis.
Otak kanan (perasaan) dipaksa melakukan analisis kritis.
Duh!

Jelas menumpulkan pemikiran logis karena otak kanan tdk dpt dg baik menganalisis informasi logis yg datang.

Otak kanan malah akan merespon informasi secara emosional.

Artinya hanya sedikit atau tdk ada analisis sewaktu datangnya informasi.
Otak kiri tumpul ~ Kecerdasan intelektual terhambat!

Bagaimana hal-hal ini menghambat kecerdasan #Emosional?

Pada saat bersama TV, VIDEO dan GAME, seorang anak tdk mengembangkan "heart intelligence" / kecerdasan hati.

Heart Intelligence terkait:
Mengenali diri, kepekaan intuisi, hubungan erat diri & orang lain.

Heart Intelligence:
Sumber emosi: love, care, appreciation, compassion

Heart Intelligence:
Kemampuan mengatasi kendala.
Daya juang.

Emosi yg terbentuk adl emosi manja dan semaunya ~ Hubungkan saja dg orang yg tdk suka membaca.

Mulai masuk akal? :)

Individualistis ~ asik dg dunianya sehingga tdk memerlukan orang lain. Sekalipun bersosialisasi sebatas memenuhi kebutuhan saja.

Tidak kreatif dan cenderung plagiat.
Tdk punya pikiran dan perasaan orisinil.

Ingat! Otak kanan dikendalikan TV, VIDEO dan GAME!

Bagaimana hal-hal ini menghambat kecerdasan #Spiritual?

Jelas ketika kecerdasan Intelektual dan Emosional terhambat, pasti mempengaruhi kecerdasan #Spiritual, apalagi jenis tontonan tdk mendidik.

Tontonan mendidik sekalipun jangan terlalu sering, hanya sbg informasi dan hiburan saja, bukan PEMAHAMAN!

Pemahaman perlu pelajaran yg mendalam disertai pembiasaan dan contoh teladan.
Pemahaman ilmu bukan dg tontonan!

Satu hal yg harus disadari di era perang pemikiran seperti sekarang....
Penting utk diketahui....

Pernahkah kita bertanya:
Mengapa kebanyakan tempat/negara mengalami penurunan luar biasa sedang pada "kaum tertentu" meningkat luar biasa?

Pernahkah anda berpikir mengapa para bos yahudi menyekolahkan anak2 mereka di sekolah yg bebas dari barang elektronik?

Perang pemikiran yg luar biasa, karena salah satu senjatanya adalah TV, VIDEO dan GAME.
Duh!

Hypnotic states ~ Menciptakan efek hipnotis, sehingga tercipta jalan yg mudah utk memasuki alam bawah sadar.

Physical addiction ~ aktivitas otak kanan menyebabkan keluar kelenjar endorphin, penenang alami yg sifatnya sprt narkoba, pasti ketagihan!

Perang pemikiran yg canggih ~ memprogram pikiran lawan dg memastikan otak selalu terbuka dan terkendali.

Kasihan anak-anak kita (dan yg sudah dewasa) jika sejak kecil sudah dilemahkan dg TV, VIDEO dan GAME ~ Membentuk mereka sbg pecundang. :(

@estianingsihdwi
sumber : chirpstory.com

Comments

Popular posts from this blog

Harga Sebuah Kebebasan

Dokter ini tidak menyarankan anda minum obat

Tubuh Dapat Sembuh dengan Sendirinya Tanpa Obat Dr. Hiromi Shinya, seorang pakar endoskopi yang sudah memiliki pengalaman selama lebih dari 40 tahun memeriksa usus pasien pasiennya.

Cara Cerdas Propaganda Pemerintah & Media Soal ISIS by@mustafanahra

01. TUIPS, tidak perlu kaget melihat berita ini "Pesawat Diancam Bom, Pelaku Mengaku Atas Nama ISIS".